newside.id
  • Regional
    RegionalTampilkan Lebih Banyak
    Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Wali kota Agustina Perkuat Ekosistem Pangan Aman dari Hulu hingga Hilir
    Juni 24, 2026
    Wali kota Agustina Percepat Penataan Drainase Simpang Lima, Warga Lebih Nyaman Beraktivitas Saat Musim Hujan
    Juni 22, 2026
    Wali kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
    Juni 17, 2026
    Tinjau Korban Kebakaran di Jagalan, Wali Kota Agustina Apresiasi Keguyuban Warga
    Juni 13, 2026
    Wali Kota Agustina Sebut Aturan BOP 25 Juta Per RT Tahun 2026 Lebih Fleksibel dan Pelaporan Lebih Mudah
    Juni 13, 2026
  • Nasional
    NasionalTampilkan Lebih Banyak
    Hendardji Apresiasi Kemajuan Semarang yang Tetap Menjaga Budaya dan Kerukunan Masyarakat
    Juni 24, 2026
    WTP 10 kali Berturut-turut, Wali kota Agustina Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Kembali untuk Warga Kota Semarang
    Juni 12, 2026
    Indonesia Akhiri Penantian 38 Tahun untuk Kembali Taklukkan Oman
    Juni 6, 2026
    Kota Semarang Sabet Penghargaan Nasional Creative Financing dari Kemendagri
    Juni 5, 2026
    Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana sebagai Tersangka Dugaan Korupsi MBG
    Juni 4, 2026
  • Ekonomi
    EkonomiTampilkan Lebih Banyak
    Dua Pabrik Komponen Otomotif Berpotensi Relokasi ke Vietnam, 7.000 Pekerja Terancam PHK
    Juni 24, 2026
    Sensus Ekonomi 2026 Akan Petakan Kondisi Nyata Pelaku Usaha di Lapangan
    Juni 24, 2026
    New PM Resmi Dibuka di Pasar Johar, Wali kota Agustina Ingin Jadi Pusat Ekonomi, Kuliner, dan Kreativitas
    Juni 17, 2026
    Purbaya: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap Dilindungi, Bukan Beban Baru
    Juni 8, 2026
    Rupiah Melemah ke Rp17.879 per Dolar AS Akibat Tensi Geopolitik Timur Tengah
    Juni 2, 2026
  • Pendidikan
    PendidikanTampilkan Lebih Banyak
    Pemkot Semarang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis
    Juni 24, 2026
    SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Semarang Sediakan 6.000 Kursi Sekolah Gratis
    Juni 9, 2026
  • Olahraga
    OlahragaTampilkan Lebih Banyak
    Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah
    Juni 11, 2026
  • Teknologi
    TeknologiTampilkan Lebih Banyak
    Masuk Jaringan ASEAN, Wali Kota Agustina Perkuat Tata Kelola Smart City Kota Semarang
    Juni 22, 2026
Membaca: Hendardji Apresiasi Kemajuan Semarang yang Tetap Menjaga Budaya dan Kerukunan Masyarakat
Bagikan
Notification
newside.idnewside.id
Font ResizerAa
  • Regional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
Search
  • Regional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Beranda » Blog » Hendardji Apresiasi Kemajuan Semarang yang Tetap Menjaga Budaya dan Kerukunan Masyarakat
Nasional

Hendardji Apresiasi Kemajuan Semarang yang Tetap Menjaga Budaya dan Kerukunan Masyarakat

Raffa Danish
Terakhir diperbarui: Juni 24, 2026 6:08 pm
Raffa Danish
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Gelar Seni dan Budaya Kota Semarang bertajuk Harmoni Semarang di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (21/6).

JAKARTA – Ketua Umum Pawon Semar, Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr. Hendardji Soepandji, menilai Kota Semarang berhasil berkembang menjadi daerah yang maju tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan semangat kebersamaan yang telah menjadi karakter masyarakatnya selama ini.

Menurut Hendardji, perkembangan tersebut semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai pembangunan yang berjalan di Kota Semarang tetap dibarengi dengan upaya menjaga identitas budaya serta keharmonisan kehidupan sosial masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri pagelaran seni dan budaya bertajuk “Harmoni Semarang” yang digelar di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (21/6).

Hendardji mengatakan, Semarang kini menjadi salah satu contoh daerah yang mampu menyeimbangkan antara pembangunan kota, pelestarian budaya, dan kehidupan masyarakat yang rukun dalam keberagaman.

Menurutnya, berbagai aktivitas seni dan budaya yang terus tumbuh menunjukkan bahwa modernisasi tidak menggeser identitas lokal. Sebaliknya, budaya tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat dan menjadi kekuatan yang mendukung kemajuan daerah.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang yang terus membuka ruang bagi para pelaku seni, budayawan, serta komunitas budaya untuk berkarya dan berkembang. Berbagai agenda kebudayaan yang rutin diselenggarakan dinilai mampu memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap kotanya sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan bahwa keberagaman budaya merupakan fondasi utama yang membentuk karakter Kota Semarang hingga saat ini.

Menurut Agustina, Semarang tumbuh sebagai kota pelabuhan yang sejak lama menjadi tempat bertemunya berbagai budaya, mulai dari Jawa, Tionghoa, Arab, hingga budaya dari berbagai daerah di Nusantara. Keberagaman tersebut kemudian berkembang menjadi kekuatan yang mempererat kehidupan masyarakat.

Melalui pertunjukan “Harmoni Semarang”, masyarakat diajak menelusuri perjalanan sejarah Kota Semarang, mulai dari kehidupan sosial masyarakat, semangat perjuangan dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang, hingga tradisi Dugderan yang selama ini dikenal sebagai simbol kebersamaan warga lintas agama dan budaya.

Agustina menjelaskan bahwa tradisi Dugderan mencerminkan kemampuan masyarakat Semarang dalam merawat persatuan di tengah perbedaan. Jika pada masa lalu masyarakat hidup dalam kelompok-kelompok yang terpisah berdasarkan etnis dan kawasan permukiman, kini warga Semarang mampu hidup berdampingan dan berkolaborasi dalam membangun kota.

Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak harus mengorbankan warisan budaya. Justru budaya dapat menjadi fondasi yang memperkuat persatuan, mendorong kreativitas masyarakat, sekaligus menjadi daya tarik dalam pengembangan sektor pariwisata dan pembangunan daerah.

Sementara itu, Hendardji kembali menekankan bahwa keberhasilan Semarang menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya menjadi modal penting bagi masa depan kota. Menurutnya, budaya memiliki peran sebagai perekat sosial yang mampu menjaga kebersamaan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya kemajuan yang berkelanjutan.

Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan sehingga Kota Semarang tidak hanya dikenal karena pembangunan dan pertumbuhan ekonominya, tetapi juga karena keberhasilannya menjaga kerukunan sosial serta melestarikan warisan budaya yang dimiliki.

Tinggalkan Ulasan
Facebook Email Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Indonesia Resmi Terpilih Jadi Anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO Periode 2026-2030
Juni 18, 2026
Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Wali kota Agustina Perkuat Ekosistem Pangan Aman dari Hulu hingga Hilir
Juni 24, 2026
Indonesia Akhiri Penantian 38 Tahun untuk Kembali Taklukkan Oman
Juni 6, 2026
65 Rumah Terdampak Puting Beliung, Pemkot Semarang Gercep Lakukan Penanganan
April 7, 2026
newside.id

Tentang Kami

Kategori

  • Regional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?